Senin, 05 September 2011

Makalah Miyak Bumi

PENDAHULUAN

A.. Latar Belakang Masalah

              Minyak bumi dan gas alam terbentuk dari sisa tumbuhan dan hewan kecil atau jasad renik yang hidup di laut berjuta-juta tahun yang lalu.Pada  waktu hewan atau tumbuhan tersebut mati, mereka tenggelam ke dasar laut dan tertutup lapisan lumpur dan pasir selama berjuta-juta tahun juga yang kemudian berubah menjadi batuan sedimen  kemudian setelah itu terbentuklah minyak bumi.
              Tanda-tanda adanya perangkap minyak ditentukan dengan pengukuran perubahan sifat magnet atau perubahan gaya tarik bumi.Kemudian oleh para ahli dipasangkan peledak untuk mengetahui mengirimkan gelombang penngejut ke bawah dan menembus bebatuan tersebut.Jika memungkinkan,maka dilakukan uji pengeboran untuk mengetahui apaikah benar-benar ada minyak di dalamnya.

B. Rumusan Masalah

1.       Komposisi minyak bumi
2.      Proses pengolahan minyak bumi
3.      Dampak pembakaran bahan bakar bagi kehidupan
4.      Kegunaan hidrokarbon bagi kehidupan
5.      Daerah-daerah penggilangan minyak bumi
BAB II

PEMBAHASAN

A.    KOMPOSISI MINYAK BUMI

     Minyak bumi merupakan campuran senyawa yang kompleks,namun yang mendominan ialah senyawa hidrokarbon.Kompenen-komponen minyak bumi tersebut berupa

  1. Golongan Alkana
       Golongan alkana yang tidak bercabang terbanyak yang terdapat pada minyak bumi adalah n-oktana,sedangkan alkana bercabang terbanyak ialah isooktana (2,2,4-trimetilpentana)
       CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2– CH3
                 n-oktana

              CH3
             
       CH3 – C – CH2 – CH2 ­­ - CH3
                 CH3            isooktana (2,2,4-trimetilpentana)
2.Golongan Sikloalkana
       Sikloalkana yang terdapat pada minyak bumi adalah siklopentana dan sikloheksan,yang digambarkan sebagai berikut
       CH2 - CH2                           CH2 - CH2
                  /          \                  /             \
      CH      CH2                           CH2             CH2
             \        /                        \             /
           CH2                                      CH2 - CH2
       Siklopentana                       Sikloheksana

3.Golongan Hidrokarbon Aromatik
       Senyawa hidrokarbon aromatic paling sederhana yang terdapat dalam minyak bumi adalah benzena dan metilbenzena dengan rumus struktur sebagai berikut
        CH2 = CH2                          CH2 - CH2    
      /             \              //           \\
      CH        CH2                      CH           C – CH3           
          \\            //                      \             /
       CH2 - CH2                            CH2 = CH2
          Benzena                      Metilbenzena

4. Senyawa lainnya
       Pada umumnya minyak bumi terdiri atas (dapat dilihat pada table 1.1)
                 Tabel 1.1 (dalam % massa)
Unsur
Minyak mentah
Aspal
Gas Bumi
Karbon (C)
82 – 87
80 – 85
65 – 80
Hidrogen (H)
11 - 14
8.5 – 11
1 – 25
Belerang (S)
0.0 – 5.5
2 – 8
0 – 0.2
Nitrigen (N)
0.1 – 4
0 – 2
1 -15
Oksigen (O)
0.1 – 4.5
-
-


B.       PROSES PENGOLAHAN MINYAK BUMI

          Pada prinsipnya pengolahan minyak bumi dilakukan dengan dua cara,yaitu desalting dan ditilasi
1.   Desalting
       Proses desalting merupakan proses penghilangan garam yang dilakukan dengan cara mencampurkan minyak mentah dengan air,tujuannya adalah untuk melarutkan zat-zat mineral yang larut dalam air.
       Pada proses ini juga ditambahkan asam dan basa dengan tujuan untuk menghilangkan senyawa-senyawa selain hidrokarbon.Setelah melalui proses desalting,maka selanjutnya minyak akan manjalani proses distilasi
2.Distilasi
       Minyak mentah yang telah melalui proses desalting kemudian diolah lebih lanjut dengan proses distilasi bertingkat, yaitu cara untuk memisahkan komponen-komponen penyususn minyak bumi melalui kolom-kolom berfraksi dengan pelat-pelat dan sejumlah sungkup gelembung udara.
       Dalam kolom fraksinasi,minyak mentah yang panas mengalami pemisahan dan masing-masing menyesuaikan diri sesuai fisiknya.Fraksi yang ringan akan ke atas dan fraksi yang berat akan ke bawah. Untuk lebih sempurna dan memenuhi syarat perdagangan,di samping kolom fraksinasi utama dibantu pula dengan kolom stripping yang fungsinya identik.Susunan utama hidrokarbon dalam berbagai fraksi distalasi minyak bumi ditunjukkan oleh table 2.1
          Tabel 2.1 Susunan Utama Hidrokarbon pada Minyak Bumi
Fraksi Distilasi
Titik Didih
(0C)
Kisaran Atom C
% Volume
n-alkana
Alkana bercabang
Siklo- alkana
Aromatik
residu
Gas
 < 25
C1 – C4
-
-
-
-
-
Bensin
25-200
C5 – C10
38
20
43
9
-
Kerosin
200-250
C11 – C13
23
15
43
19
-
Solar
250-300
C14 – C17
22
9
48
51
-
Minyak pelumas
300-400
C18 – C36
16
6
52
54
-
Residu
400-500
C36 – C60
13
1
51
27
8
       Masing-masing fraksi minyak bumi yang telah dipisahkan satu sama lain segera mengalami desulfurisasi (penghilangan belerang). Minyak bumi yang berkadar belerang tinggi jika dibakar akan menghasilkan gas SO­2, yang dapat mencemarkan udara.Hasil fraksionasi minyak bumi dapat dilihat pada tabel 2.2
          Tabel 2.2 Hasil fraksi minyak bumi dan kegunaannya
Unsur
Kisaran atom C
Titk didih (oC)
Kegunaan
Gas
C1 – C4
< 25 oC
Gas LPG
Gasolin/bensin
C4 – C12
20-200 oC
BBM
Kerosin
C10 – C14
174-275 oC
Bahan bakar kompor
Minyak diesel
C14 – C19
200-400 oC
Bahan bakar disel/solar
Minyak mineral
C19 – C35
350 oC
Minyak pelumas/oli
Minyak bakar
> 20
> 400 oC
Bahan bakar kapal laut
Parafin
> 35
Padat
Lilin
Bitumen
> 35
Padat
Aspal jalan,atap rumah
       Fraksi-fraksi yang didapatkan setelah proses distilasi selanjutnya diolah lebih lanjut dengan proses
o  Reforming, suatu cara pengubahan bentuk,yaitu dari rantai lurus menjadi bercabang.Proses ini digunakan untuk meningkatkan mutu bensin
o  Polimerisasi, suatu cara penggabungan momomer (molekul-molekul sederhana) menjadi molekul-molekul yang lebih kompleks
o  Treating. proses penghilangan kotoran pada minyak bumi
o  Blending, proses penambahan zat aditif

C.      DAMPAK PEMBAKARAN BAHAN BAKAR  BAGI KEHIDUPAN

          Salah satu dampak pembakaran bahan bakar yang berlebihan adalah pencemaran udara. Pencemaran udara atau polusi udara adalah masuknya zat-zat asing ke udara atau meningkatnya konsentrasi salah satu komponen udara dalam jumlah maupun waktu tertentu yang secara karekteristik mengubah susunan udara normal sehingga menimbulkan gangguan-gangguan bagi kehidupan maupun benda-benda lain. Zat-zat hasil pembakaran yang menimbulkan pencemaran udara antara lain :
1. Partikulat
       Pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna pada kendaraan bermotor dan industri(asap pabrik) dapat menghasilkan partikulat karbon dan gas karbon monoksida Partikulat-partikulat karbon seringkali mendorong tumbuhnya kaker.Jika partikulat tersebut terlalu banyak maka dapat mempengaruhi jumlah radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi.Ini terjadi karena hamburan dan absorbsi cahaya oleh partikulat.Salah satu akibatnya adalah mengurangnya daya penglihatan yang sangat membahayakan pilot pesawat terbang.

2. Karbon Monoksida (CO)
       Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berbau, tidak berwarna,tidak berasa dan sangat beracun.Akibat gas CO bagi manusia sama dengan akibat kekurangan oksigen.Adanya gas CO sangat mengganggu kerja hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah.Jika di dalam tubuh terdapat lebih banyak gas CO maka hemaglobin tidak mengikat oksigen tetapi mengikat gas CO karena daya ikat Hb terhadap CO lebih besar.Reaksi yang dihasilkan adalah
                 Hb + CO        COHb

3. Karbon Dioksida (CO2 )
       Keberadaan CO2 di udara yang berlebihan memang tidak berakibat langsung pada manusia.Akan tetapi berlebihnya CO2 menyebabkan sinar inframerah dari matahari diserap oleh bumi dan benda-benda di sekitarnya.Berlebihnya gas CO2 di atmosfer menyebabkan meningkatnya suhu udara di bumi.Sehingga udara di bumi semakin panas, hal ini sering disebut dengan green house effect/ efek rumah kaca.

4. Oksidasi Belerang (SO2 dan SO3)
       SO2 dihasilkan dari oksidasi atau pembakaran belerang yang terlarut dalam bahan bakar minyak bumiserta dari pembakaran belerang yang terkandung dalam bijih logam.Sedangkan gas SO3 merupakan gas yang reaktif.Di atmosfer,cenderung bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat (H2SO) yang bersifat korosif,jika asam tersebut turun ke bumi bersama air hujan maka akan terjadi hujan asam.

5. Oksidasi Nitrogen (NO dan NO3)
       Keberadaan gas NO diudara disebabkan karena gas nitrogen ikut terbakar bersama dengan oksigen yang terjadi pada suhu yang tinggi. Sementara gas NO2 merupakan gas beracun,berwarna merah kecoklatan, dan berbau seperti asam nitrat yang sangat menyengat dan merangsang. Gas ini dapat menyebabkan terjadinya kanker.Jika menghirup gas ini dalam kadar 20 ppm akan dapat menyebabkan kematian.

6. Dampak Pengangkutan Minyak Bumi
       Pengangkutan minyak bumi antarnegara maupun antarpulau dengan kapal laut dapat menyebabkan pencemaran air. Pencemaran minyak pada air laut dapat memetikan kehidupan yang ada di laut terutama berbagai jenis ikan.

D. Kegunaan Hidrokarbon delam Kehidupan Sehari-hari
          Senyawa karbon biasa digunakan untuk :
1.   Metana atau Gas Rawa/Paya (CH4)
2. Etena atau Etilena (CH2=CH2)
3.  Propana (C3H8)
4.Benzena
5. Minyak tanah (Kerosin)
6.  Solar
7. Lilin/Parafin
8. Hidrokarbon Terhalogenasi (Hidrokarbon yang mengandung Halogen )
9. Hidrokarbon untuk Polimer

D.     Daerah-Daerah Penggilangan Minyak Bumi di Indonesia

          Berdasarkan data yang didapat dari Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Patra di TMII Jakarta,lapangan produksi minyak bumi dan gas bumi di Indonesia berjumlah 51 tempat, antara lain di Minas (sumur Minas merupakan lapangan minyak yang terbesar di Asia Tenggara),kilang minyak Wonokromo (kilang minyak yang pertama di Indonesia,kilang minyak Plaju,kilang minyak Cepu, kilang minyak Sungai Gerong,kilang minyak Tarakan, kilang minyak Pangkalan Brandan,kilang minyak Dumai,kilang minyak Balongan,dan lain sebagainya.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan
          Berdasarkan hasil makalah yang telah saya buat maka dapat disimpulkan bahwa minyak bumi merupakan salah satu sumber daya alam yang sulit untuk diperbaharui,sebab setetes minyak bumi saja hanya dapat diperoleh dengan menunggu selama berjuta-juta tahun karena menungu hewan ataupun jasad rebik diendapkan dan membentuk senyawa yang dapat menghasilkan minyak bumi.



Saran
          Saya menyadari adanya kekurangan yang terdapat pada makalah ini,maka dari itu saya mengharapkan saran untuk dapat memperbaiki makalah in.






























DAFTAR PUSTAKA

Sentot Budi Raharjo.2008.Kimia berbasis Eksperimen 1. Solo : PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Poppy K Devi,dkk.2007. Kimia 1.Bandung : PT  Remaja Rosdajarya
Budi Utama.2007.Kimia.Surakarta : CV Haka Mj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar